|
Menghargai Keragaman suku
bangsa & budaya
|
|
* menghargai
keragaman * suku bangsa *
budaya
|
|
Setelah
mempelajari materi ini kamu diharapkan dapat memahami cara menghargai orang lain yang berasal dari suku
bangsa dan budaya yang berbeda serta bersikap adil terhadap sesama serta
toleransi terhadap perbedaan suku bangsa dan budaya.
|
Bagaimana cara
menghargai keragaman suku bangsa dan budaya? Bagaimana cara mencegah perpecahan
antar suku bangsa?
Jika kita dapat menghargai
keragaman suku bangsa dan budaya serta mengantisipasi terjadinya perpecahan
suku bangsa dan budaya, maka kita bisa mengurangi perpecahan antar suku bangsa.
|
Setelah mempelajari materi ini pada sub bab
ini diharapkan dapat mengetahui cara menghadapi bencana alam
|
!
|
|
kegiatan 1
BHINNEKA TUNGGAL IKA
|
|
Setelah mempelajari materi ini pada sub bab
ini diharapkan dapat mengetahui cara
menghargai orang lain yang berasal dari suku bangsa dan budaya yang berbeda
serta bersikap adil terhadap sesama serta toleransi terhadap perbedaan suku
bangsa dan budaya
|
1.
Makna Bhinneka Tunggal Ika
”Bhinneka Tunggal Ika” Artinya walaupun berbeda-beda suku, adat, budaya dan bahasa daerahnya, tetapi tetap satu yaitu bangsa Indonesia. Bhinneka Tungal Ika diambil dari buku Sutasoma karangan Empu Tantular. Seorang pujangga pada masa pemerintahan Majapahit. Kalimat selengkapnya adalah “Bhinneka Tunggal Ika Tan Hana Dharma Mangrwa”. Artinya, walaupun berbeda tetapi tetap satu jua adanya karena tidak ada agama yang tujuannya berbeda. Kerukunan hidup bangsa tercipta dan berkembang sejak dahulu.
”Bhinneka Tunggal Ika” Artinya walaupun berbeda-beda suku, adat, budaya dan bahasa daerahnya, tetapi tetap satu yaitu bangsa Indonesia. Bhinneka Tungal Ika diambil dari buku Sutasoma karangan Empu Tantular. Seorang pujangga pada masa pemerintahan Majapahit. Kalimat selengkapnya adalah “Bhinneka Tunggal Ika Tan Hana Dharma Mangrwa”. Artinya, walaupun berbeda tetapi tetap satu jua adanya karena tidak ada agama yang tujuannya berbeda. Kerukunan hidup bangsa tercipta dan berkembang sejak dahulu.
2.
Persatuan dan
Kesatuan
Keragaman suku bangsa dan budaya merupakan kekuatan. Hal ini tidak terpisahkan dalam kehidupan bernegara. Sejarah telah membuktikan persatuan dan kesatuan bangsa, ternyata dapat mengusir penjajah. Ketika bangsa Indonesia mengalami kegagalan. Dikarenakan kita belum bersatu. Pada saat itu kita masih bercerai-berai. Keadaan tersebut menyebabkan perjuangan mudah untuk dipatahkan.
Keragaman suku bangsa dan budaya merupakan kekuatan. Hal ini tidak terpisahkan dalam kehidupan bernegara. Sejarah telah membuktikan persatuan dan kesatuan bangsa, ternyata dapat mengusir penjajah. Ketika bangsa Indonesia mengalami kegagalan. Dikarenakan kita belum bersatu. Pada saat itu kita masih bercerai-berai. Keadaan tersebut menyebabkan perjuangan mudah untuk dipatahkan.
3.
Ragam Suku
Bangsa dan Budaya
a.
Suku Bangsa
·
Suku Bangsa Jawa
Suku Jawa tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Namun, aslinya mereka menempati wilayah Jawa Tengah, D.I. Yogyakarta, dan Jawa Timur. Bahasa yang mereka gunakan adalah bahasa Jawa. Masyarakatnya hidup bertani. Keterampilan khas yang mereka miliki, yaitu membatik, menganyam, dan memahat. Masyarakat Jawa memiliki budi bahasa yang halus. Mereka adalah pekerja keras dan hormat kepada tradisi leluhur.
Suku Jawa tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Namun, aslinya mereka menempati wilayah Jawa Tengah, D.I. Yogyakarta, dan Jawa Timur. Bahasa yang mereka gunakan adalah bahasa Jawa. Masyarakatnya hidup bertani. Keterampilan khas yang mereka miliki, yaitu membatik, menganyam, dan memahat. Masyarakat Jawa memiliki budi bahasa yang halus. Mereka adalah pekerja keras dan hormat kepada tradisi leluhur.
·
Suku Bangsa Sunda
Suku Sunda kita temui di Jawa Barat dan sekitarnya. Mereka menggunakan bahasa Sunda. Bahasa Sunda hampir sama dengan bahasa Jawa. Suku Sunda memiliki karya sastra yang terkenal. Di antaranya adalah cerita pantun, cerita tentang kepahlawanan di Sunda. Masyarakat Sunda umumnya bekerja sebagai petani. Selain itu juga berkebun. Hasil perkebunan yang banyak dihasilkan, yaitu teh dan sayur mayur.
Suku Sunda kita temui di Jawa Barat dan sekitarnya. Mereka menggunakan bahasa Sunda. Bahasa Sunda hampir sama dengan bahasa Jawa. Suku Sunda memiliki karya sastra yang terkenal. Di antaranya adalah cerita pantun, cerita tentang kepahlawanan di Sunda. Masyarakat Sunda umumnya bekerja sebagai petani. Selain itu juga berkebun. Hasil perkebunan yang banyak dihasilkan, yaitu teh dan sayur mayur.
·
Suku Bangsa Batak
Suku bangsa ini menempati wilayah Sumatra Utara. bangsa Batak terdiri atas berbagai kelompok. Di antaranya Batak Karo, Mandailing, Toba, Angkola, dan Simalungun. Masyarakat Batak hidup bertani dan beternak.
Suku bangsa ini menempati wilayah Sumatra Utara. bangsa Batak terdiri atas berbagai kelompok. Di antaranya Batak Karo, Mandailing, Toba, Angkola, dan Simalungun. Masyarakat Batak hidup bertani dan beternak.
·
Suku Bangsa Dayak
Suku bangsa Dayak menempati wilayah Kalimantan Tengah. Bahasa yang mereka gunakan adalah bahasa Dayak dan bahasa Nguju. Masyarakat Dayak hidup bertani, berburu ke hutan, dan menangkap ikan. Selain itu, para ibu-ibu di
Suku bangsa Dayak menempati wilayah Kalimantan Tengah. Bahasa yang mereka gunakan adalah bahasa Dayak dan bahasa Nguju. Masyarakat Dayak hidup bertani, berburu ke hutan, dan menangkap ikan. Selain itu, para ibu-ibu di
|
Kegiatan 2 ayo
lakukan
|
1.
Carilah lima temanmu dan bentukklah
kelompok (5 kelompok dalam 1 kelas)
2.
Keluar kelas lah bersama guru dan teman
kelompokmu
3.
Berperanlah seolah-olah kalian menjadi
warga dari suku jawa dan suku Madura dan berbicaralah sesuai dengan suku bangsa
yang di tentukan.
4.
kelompok 1 (suku jawa), kelompok 2 suku
jawa kelompok 3 suku Madura, kelompok 4 suku Madura, kelompok 5 suku jawa.
Lakukanlah jual beli dan tawar menawar dengan menggunakan bahasa suku bangsa
masing masing.
5.
kritiklah barang dagangan yang mungkin
ada lecet atau rusak
6.
Tawarlah sampai penjual mau untuk
menjual dengan harga yang sudah di tawar. Kelompok 2,3,4 sebagai pembeli dan
klompok 1 dan 5 sebagai penjual
7.
Siswa memperhatikan penjelasan guru
mengenai kegiatan tadi
“bagaimana
anak-anak?, apa yang kalian rasakan ketika sedang berdebat dengan penjual yang
berbeda bahasa mengenai kualitas barang dagangan dan harganya?”
Dedy
: susah bu pedagangnya gak mau jualin barangnya kalau di tawar
Ida
: susah ngomongnya bu
Deby
: belum ngomong di putus duluan bu sama jefry
Guru
“ lalu barang yang di jual sesuai harga atau tidak kualitasnya?”
Tono
: tidak bu masa sepatu bolong di jual 2 juta
Indah
: iya bu buku bkas di jual 200.000
Guru”
lalu pada saat kalian mewar dengan bahasa yang berbeda apa ada yang tidak
mngerti dengan bahasanya?”
Jefry:
iya bu ada beberapa kata yang tidak saya mengerti
Guru”lalu
apa yang kalian lakukan apabila tidak mengerti dngan bahasa penjual?”
Ajeng”
ya ngomong bahasa Indonesia bu”
Guru”
benar sekali ajeng mau dari suku mana juga kita satu Negara satu bahasa yaitu
Negara Indonesia dan Bahasa Indonesia”
Jadi
anak anak sesama warga Negara Indonesia kita harus menghargai pendapat orang
lain jadi untuk jefry dan semuanya apabila ada yang berbicara kita harus diam
terlebih dahulu sampai orang itu selesai berbicara dan harus ada rasa toleransi
antar sesama jadi meskipun penjual menggunakan bahasa yang berbeda kita harus
hormati, apabila kita tidak mengerti kita gunakan bahasa Indonesia. Dan juga
dalam melakukan jual beli kita harus adil terhadap barang yang kita jual anak
anak. Jadi apabila kualitasnya rendah jangan pasang harga yang tinggi dan
apabila kualitas barang tinggi jangan tawar dengan rendah anak – anak.
Mengerti?
|
Rangkuman materi
|
|
1.
”Bhinneka
Tunggal Ika” Artinya walaupun berbeda-beda suku, adat, budaya dan bahasa
daerahnya, tetapi tetap satu yaitu bangsa Indonesia
2.
Suku bangsa
Indonesia terdiri dari berbagai suku di antaranya suku jawa, suku sunda,
sukumadura, suku batak dll.
3.
Menghormati
keragaman suku bangsa harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
Contohnya dengan mengembangkan sikap-sikap berikut.
a.
Menghargai
adat istiadat dan budaya warga yang berbeda
b.
Menciptakan
kerukunan dalam masyarakat yang majemuk seperti kerukunan dalam sebuah
keluarga.
c.
Memupuk
semangat tolong-menolong antar sesama warga.
d.
Membiasakan
bermusyawarah untuk menyelesaikan masalah.
e.
Mengutamakan
kepentingan umum di atas kepentingan pribadi dan golongan.
4.
Saling
menghormati budaya perlu dikembangkan. Tujuannya agar kebudayaan bangsa
Indonesia tetap lestari. Dengan demikian, keragaman suku bangsa dan budaya
di Indonesia dapat menjadi pemersatu bangsa. Kebudayaan daerah perlu
dikembangkan sehingga menjadi kebudayaan nasional.
|